Sejarah Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam UIN Saizu
Program Studi (Prodi) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) merupakan salah satu program studi yang ada di Fakultas Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri Purwokerto (UIN Saizu). Sejarah prodi ini sangat erat kaitannya dengan perkembangan UIN Saizu itu sendiri.
Awalnya, UIN Saizu bermula dari pengembangan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 1964. Kemudian, fakultas ini beralih ke IAIN Walisongo Semarang pada tahun 1994, sebelum akhirnya menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Purwokerto pada tahun 1997.
Jurusan Dakwah STAIN Purwokerto didirikan dengan tujuan untuk menghasilkan para ahli dan praktisi di bidang dakwah. Seiring berjalannya waktu, institusi ini berkembang pesat. Pada tahun 2014, STAIN Purwokerto resmi berubah status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto.
Puncaknya, pada 11 Mei 2021, IAIN Purwokerto secara resmi berubah status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri (UIN Saizu). Perubahan ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 41 Tahun 2021.
Di dalam perkembangannya, Jurusan Dakwah yang kini berada di bawah Fakultas Dakwah UIN Saizu, menaungi berbagai program studi, termasuk Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).
Prodi PMI UIN Saizu bertujuan untuk mencetak sarjana Muslim yang profesional dalam bidang pengembangan masyarakat. Mereka dilatih untuk menjadi fasilitator dan penggerak di tengah masyarakat, yang mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Dengan visinya, prodi ini berupaya menghasilkan lulusan yang unggul dan kompetitif, yang dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang saleh, moderat, dan cerdas. Hal ini diwujudkan melalui kurikulum yang terintegrasi, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.