PURBALINGGA – Komunitas Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (FPM) menyelenggarakan kegiatan Training Fasilitator pada Sabtu, 10 Oktober 2026, bertempat di Ruang D2, Lantai 1, Gedung Dakwah, Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) prof. K.H Saifuddin Zuhri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan peran fasilitator dalam proses pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mahasiswa, khususnya Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), mengenai keterampilan dasar fasilitasi dan kegiatan ini di selenggarakan untuk umum tapi di khususkan ke prodi pmi sendiri.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan. Acara berikutnya adalah penyampaian materi oleh Bapak Aziz wahyono S.Tr,sos.,M.sos.,ICAPI selaku pembina Komunitas FPM. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pengertian fasilitator, peran dan tanggung jawabnya, serta pentingnya keterampilan fasilitasi dalam mendampingi masyarakat. Materi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman awal kepada mahasiswa mengenai dunia fasilitasi, mengingat mahasiswa PMI dipersiapkan untuk terlibat langsung dalam proses pemberdayaan dan pendampingan masyarakat.
Setelah sesi pematerian, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD). Peserta dibagi menjadi enam kelompok untuk mendiskusikan 1 studi kasus dengan dimensi atau tahapan dalam proses fasilitasi. Melalui diskusi kelompok ini, peserta diajak untuk memahami materi secara lebih mendalam, bertukar gagasan, serta melatih kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan suatu persoalan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan istirahat, salat, dan makan (ISOMA), sebelum memasuki sesi pemaparan hasil diskusi dari masing-masing kelompok.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama seluruh peserta dan panitia. Melalui kegiatan ini, Komunitas FPM berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis mengenai fasilitator, tetapi juga mulai mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk terjun langsung ke masyarakat.
Ketua Komunitas FPM, Maya Nur Azisah, berharap agar kegiatan Training Fasilitator dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa, khususnya mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam, sebagai calon pendamping dan fasilitator masyarakat. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk menumbuhkan ketertarikan mahasiswa dalam mempelajari bidang fasilitasi dan bergabung menjadi anggota Komunitas FPM pada periode kepengurusan berikutnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Komunitas FPM berkomitmen untuk terus menjadi ruang belajar dan pengembangan kapasitas mahasiswa dalam bidang fasilitasi dan pemberdayaan masyarakat, sehingga dapat melahirkan mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial serta kesiapan untuk berkontribusi secara langsung di tengah masyarakat.